Kami menggunakan cookie yang diperlukan agar situs ini berfungsi. Dengan izin Anda, kami juga akan menggunakan cookie analitik dan iklan untuk memahami cara situs ini digunakan dan untuk mengukur iklan kami. Kebijakan Cookie
Manajemen risiko adalah praktik mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi kerugian dalam trading. Praktik ini mencakup penentuan ukuran posisi, stop loss, rasio risiko-imbalan, diversifikasi portofolio, dan disiplin emosional. Manajemen risiko yang efektif merupakan faktor kunci yang membedakan trader yang menguntungkan dari yang tidak. Tujuannya bukan menghindari kerugian sepenuhnya, melainkan menjaga kerugian tetap kecil dan terkendali dibandingkan keuntungan.
Rencana manajemen risiko dapat mencakup: risiko tidak lebih dari 1% saldo akun per trade, selalu menggunakan stop loss, mempertahankan rasio risiko-imbalan minimum 1:2, tidak pernah menambah posisi yang merugi, dan tidak membuka lebih dari 3 trade berkorelasi secara bersamaan.